Skip ke Konten



Beranda / Berita Foto / CPNS Angkatan 2014 Siap Ikuti Prajabatan dengan Pola Baru

pembekalan cpns

(Depok), Kepala BKD, Drs. Sri Utomo, M.Si memberikan pengarahan/pembekalanbagi CPNS Golongan II dan III tahun angkatan 2014 yang akan mengikuti diklat prajabatan dengan pola baru di Ruang Teratai, Lantai I Gedung Sekretariat Daerah pada hari Senin, 10 Agustus 2015.

Pengiriman diklat prajabatan tahun anggaran 2015 dilaksanakan dalam beberapa tahap. Gelombang pertama Golongan III sejumlah 80 (delapan puluh) orang terbagi ke dalam 2 (dua) angkatan bertempat di Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur I LAN Jatinangor tanggal 19 Agustus – 29 September 2015. Gelombang Kedua Golongan III sejumlah 57 (lima puluh tujuh) orang dan Golongan II 15 (lima belas) orang bertempat di Badiklatda Provinsi Jawa Barat pada bulan Oktober 2015.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil ditetapkan bahwa salah satu jenis Diklat yang strategis untuk mewujudkan PNS sebagai bagian dari ASN yang profesional adalah Diklat Prajabatan. Diklat ini dilaksanakan dalam rangka membentuk nilai-nilai dasar profesi PNS yang akan membentuk karakter ASN profesional sehingga mampu bertugas sebagai pelayan masyarakat.

Sesuai dengan Peraturan Kepala LAN (Perkalan) Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan CPNS Golongan I dan II, dan Perkalan Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Prajabatan CPNS Golongan III maka mulai tahun anggaran 2015 menggunakan kurikulum pola baru dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan I, II, dan III.

Diklat Prajabatan CPNS Golongan I dan II dilaksanakan selama 27 Hari Kerja atau 230 JP, dengan perincian, 13 hari kerja untuk pembelajaran klasikal, dan 14 hari kerja untuk pembelajaran non klasikal atau aktualisasi nilai dasar profesi PNS, sedangkan untuk Diklat Prajabatan CPNS Golongan III dilaksanakan selama 31 Hari Kerja atau 263 JP, dengan perincian, 18 hari kerja untuk pembelajaran klasikal, dan 13 hari kerja untuk pembelajaran non klasikal atau aktualisasi nilai dasar profesi PNS.

Dalam pengarahannya, Sri Utomo menyampaikan bahwa Diklat Prajabatan pola baru dilaksanakan dengan memperhatikan 4 (empat) tahapan pembelajaran :

  1. Tahap Internalisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS. Tahap pembelajaran ini membekali peserta dengan nilai-nilai dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas jabatan Profesi PNS secara profesional sebagai pelayan masyarakat. Nilai-nilai dasar tersebut meliputi: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi. Kelima nilai-nilai dasar ini diakronimkan menjadi ANEKA.
  2. Tahap Pembentukan Sikap dan Perilaku Displin PNS. Tahap pembelajaran ini membekali peserta dengan kemampuan meningkatkan sikap perilaku disiplin, kesehatan jasmani dan rohani sebagai pelayan masyarakat.
  3. Tahap Pembentukan Pengetahuan Tentang Kedudukan dan Peran PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tahap pembelajaran ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang kedudukan & peran PNS sebagai Pilar Kesatuan Bangsa dan sebagai Penyelenggara Pemerintahan.
  4. Tahap Aktualisasi. Tahap pembelajaran ini memfasilitasi peserta dalam mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Profesi PNS, Sikap dan Perilaku Displin PNS, dan Pengetahuan Tentang Kedudukan dan Peran PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lebih lanjut, Sri Utomo berpesan kepada CPNS peserta diklat prajabatan agar menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti pendidikan serta mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh penyelenggara Diklat/tim penegakan kode sikap perilaku. Selain itu, CPNS Kota Depok diharapkan dapat mengenalkan program Kota Depok seperti ODNR dan ODNC untuk tetap diterapkan selama mengikuti pendidikan.

Written by

This User does not has any information to display :(

Satu komentar untuk “CPNS Angkatan 2014 Siap Ikuti Prajabatan dengan Pola Baru”

  1. August 22, 2015

    saefudin says:

    saya mendukung diklat prajabatan sebagai bagian dari reformasi birokrasi untuk melayani masyarakat lebih cepat tepat dan mudah..tentunya masyarakat akan puas kepada pemerintah depok.

Tinggalkan Komentar